meranti Best View Using Mozilla Firefox 3.6 With High Resolution

Minggu, 27 November 2011

Kapolres Akui Meranti Lebih Sulit

18 November 2011 - 08.16 WIB > Dibaca 80 kali


 
Laporan AHMAD YULIAR, Selatpanjang ahmadyuliar@riaupos.com

Membawahi dua daerah wilayah hukum Kabupaten, Kapolres Bengkalis yang baru AKBP Toni Ariadi Efendi SIk mengakui merupakan tugas yang sangat berat. Terutama khusus bagi Kabupaten Kepuluanan Meranti.

Dengan bentangan daerah Meranti yang merupakan daerah kepulauan dan berbatasan dengan negara tetangga Malaysia, menjadikan daerah tersebut rentan dengan berbagai tindak  kejahatan trans-iternasional.

Seperti yang diakuinya Rabu malam (16/1) kepada Riau Pos, usai pisah sambut Kapolres Bengkalis yang lama dari AKBP Ahmad Kartiko, yang ditarik ke Mapolda Riau.

‘’Meranti terpapar dengan tindak kejahatan trans-internasional. Kawasan Meranti yang terakses secara terbuka dengan negera tetangga Malaysia, menjadikan daerah ini sangat rentan dengan berbagai tindak kejahatan yang melibatkan jaringan mafia lintas antar negara. Mulai dari tindak kejahatan peredaran narkoba, illegal logging maupun pengiriman TKI ilegal dan penyeludupan lainya. Ini menjadi tantangan yang sangat berat bagi kepolisian. Untuk itu, kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan kantibmas di Meranti,’’ ungkap mantan Kapolres Siak itu.

Lebih jauh AKBP Antoni menyebutkan terkait gangguan kantibmas lainnya Meranti memang relatif lebih kondusif dibanding daerah lainnya.

Tindak kejahatan kriminal dari bulan ke bulan dari laporan Polsek yang ada di Meranti, relatif menunjukkan terjadinya angkan penurunan yang cukup signifikan.

Meskipun dengan jumlah personel yang terbatas dan prasarana yang belum mendukung secara penuh, kondisi Kamtibmas di Meranti bisa dikatakan sangat bersahabat untuk percepatan pembangunan.

Hanya saja, harus diakui dalam beberapa kasus peredaran narkoba, Meranti menjadi salah satu mata rantai jaringan transit peredaran narkoba yang melibatkan jaringan internasional.

Untuk tahun 2011 ini saja, kasus narkoba di Meranti cukup menunjukkan adanya peningkatan kasus dengan melibatkan adanya barang bukti.

Meskipun jaringan pengedarnya berhasil dibekuk, kondisi ini tidak menjadikan Meranti steril dari mata rantai jaringan peredaran narkoba.

‘’Untuk itu, ke depan Polres Bengkalis bersama jajaran Polsek di Meranti akan terus berupaya memaksimalkan pembrantasan narkoba di Meranti dan ini harus mendapat dukungan dari Pemkab Meranti dan seluruh elemen masyarakat.

Di bagian lain Kapolres juga mengakui dengan kondisi personel yang terbatas tidak semua persoalan gangguan kantibmas bisa ditangani secara tuntas. Apalagi dengan kondisi bentangan alam yang berat, dan terbatasnya sarana dan prasarana pendukung.

Untuk itu, Polres Bengkalis berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, kalau semua dibebankan pada Polri jelas tidak akan mampu.

‘’Kalau menemukan anggota Polres Bengkalis yang melanggar ataupun melakukan tindak kejahatan, tolong laporkan ke saya. Apalagi sampai terlibat dalam narkoba, tidak ada ampun. Sebagai penegak hukum, anggota Polri wajib patuh dan tunduk pada aturan hukum. Berani melanggar berarti, berani menanggung resiko,’’ tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi mengharapkan nantinya Kapolres yang baru dapat melanjutkan tugas Kapolres yang lama untuk menjaga wilayah di Kepulauan Meranti dan Bengkalis sendiri.

Sejalan dengan itu, orang nomor satu di Meranti itu juga akan berusaha meningkatkan perekonomian masyarakat.

‘’Karena jika perekonomian masyarakat Meranti meningkat, maka akan semakin menurunkan angka kejahatan dan kriminalitas. Kami akan berupaya untuk itu. Kami mengucapkan selamat dalam menjalankan tugas bagi masng-masing pejabat kepolisian. Mudah-mudahan dapat menjalankan tugasnya dengan baik,’’  harap Irwan.

Dari pantauan wartawan di lapangan dalam prosesi pisah sambut kemarin malam juga dilakukan pertukaran cendramata oleh Bupati Kepulauan Meranti kepada kedua pejabat kepolsian itu. Hadir juga Ketua DPRD Hafizoh SAg dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Meranti.(jrr)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Download Templates